Pati – centralpers – SMPN 01 Tayu mengembalikan ratusan porsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) lantaran dinilai tidak sesuai harga yang ditetapkan dan dinilai kurang layak.
Kejadian itu sempat viral di media sosial dan juga menjadi sorotan Komisi D DPRD Pati. Oleh karena itu, jajaran dewan melakukan sidak.
“Kita temukan di sosial media terkait makan bergizi gratis yang dikembalikan ke dapur. Kita cek, sudah clear, cuman kemarin itu masalah ada di harga dan bahan ada yang basi,” kata Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo.
Sebelumnya, Kepala SMPN 01 Tayu Sri Wahyuni menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak program MBG. Pengembalian MBG itu karena diduga makanan yang didistribusikan tidak sesuai standar gizi.
“Bukan kami tolak, saya kembalikan sementara karena menurut kami tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan, kurang layak gizi, dan rasanya pun tidak enak, sehingga rawan basi apalagi dimakan saat buka puasa,” terangnya.
Pihak sekolah juga menegaskan bahwa pengembalian ini bersifat sementara. Apabila SPPG sudah berbenah, pihaknya bakal terbuka untuk menerima kembali program MBG.
(Nyi)












