Pati – centralpers – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati segera mengambil tindakan untuk mengatasi serangan hama tikus di lahan pertanian yang dianggap menjadi persoalan terhadap hasil panen, baik komoditas padi hingga jagung.
Muslihan, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyampaikan bahwa mengatasi hama tikus perlu dilakukan koordinasi antara Dinas Pertanian (Dispertan) dengan para petani. Langkah itu dinilai bakal mampu menekan serangan hama tikus dan kerugian petani.
Dorongan mengatasi serangan hama tikus itu, disampaikan oleh Muslihan, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pati Tahun 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati belum lama ini.
“Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian untuk memperkuat upaya pengendalian hama tikus secara terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan pengendalian hama terpadu dengan melibatkan partisipasi aktif petani,” ujar Muslihan.
“Memperkuat sinergi dan koordinasi dengan PPL yang saat ini berada di bawah kewenangan Kementerian Pertanian agar pelaksanaan program dan kegiatan di tingkat daerah tetap selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain itu, Dispertan Pati didorong harus memperkuat sinergi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL). Pasalnya, PPL mempunyai peranan untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah daerah.
“Sinergi ini penting guna memastikan bahwa peran dan tanggungjawab PPL dalam memberikan pendampingan, pembinaan, serta pelayanan kepada petani dapat berjalan optimal, efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.
(Nyi)












