Pati – centralpers – Fenomena bisnis online yang kian menjamur di tengah masyarakat mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin. Ia melihat trend ini sebagai peluang besar, khususnya bagi generasi muda, untuk menciptakan sumber penghasilan tanpa harus bergantung pada pekerjaan konvensional.
Generasi muda yang sering disebut generasi milenial saat ini sudah terkontaminasi dengan kecanggihan teknologi di era digital. Rata-rata dari mereka hampir setiap hari sudah disibukkan dengan dunia platform media sosial, baik facebook, instagram, whatsapp, dan lain sebagainya.
Perkembangan teknologi di era digital ini memang semakin maju dan dinamis. Platform medsos menyajikan berbagai situs dan aplikasi serta beragam suguhan yang dapat diakses secara luas dan bebas waktu-waktu. Hal ini tentu dapat menimbulkan dampak luas terhadap pola kehidupan manusia baik secara biologis, psikologis maupun social, terutama di kalangan para pemuda dan remaja.
Melihat situasi ini, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, SE mengatakan, peran orangtua sangat penting dan itu dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan para pemuda.
Dampak kecanggihan teknologi ini juga membawa tantangan baru, seperti gangguan perhatian, kecanduan digital, dan kesulitan membedakan informasi yang dapat dipercaya, karena semua dapat masuk di dunia maya, tanpa ada filter kuat yang membentenginya.
“Kemampuan yang sudah dimiliki para generasi milenial ini perlu mendapat dukungan dari orangtua masing-masing, agar mereka bisa mengembangkan dan menyalurkan kemampuan tersebut secara terarah dan terukur. Karena, medsos ini memiliki dampak positif dan negatif yang luar biasa,” katanya.
(Nyi)












