Pati – centralpers – Masih banyak di jumpai lahan pertanian dan profesi petani di kabupaten Pati, sebagai wilayah yang memiliki julukan Bumi Mina Tani.
Petani di Kabupaten Pati pun bermacam-macam. Mulai dari petani padi, tembakau, tebu, bawang merah, hingga petani palawija.
Meski demikian, kesejahteraan para petani di Kabupaten Pati masih perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.
Misalnya saja masalah penghapusan subsidi pupuk untuk petani ketela yang masih perlu solusi dan tindak lanjut yang nyata. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela.
DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual beberapa waktu yang lalu. Dan mendorong Pemerintah agar memberikan perhatian lebih mengenai masalah tersebut.
Sementara itu, Hardi, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai bahwa hal yang juga perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati adalah perihal harga hasil panen pertanian.
Hardi berharap akan ada upaya dari pemerintah untuk menjaga harga hasil pertanian tetap stabil, sehingga para petani pun tidak akan was-was akan potensi kerugian yang dialami.
“Pemerintah Kabupaten harus berupaya untuk menjaga kestabilan harga hasil pertanian,” ujarnya.
Hardi mengungkapkan bahwa hal itu penting dilakukan mengingat sebagian besar mata pencaharian masyarakat adalah berbasis sektor pertanian.“Karena sebagian besar mata pencaharian masyarakat Pati berbasis sektor pertanian,” jelasnya.
Namun meski begitu, ia menegaskan bahwa upaya yang dilakukan bukan berarti mengesampingkan sektor yang lain.“Bukan berarti mengesampingkan sektor lain,” imbuhnya.
(Nyi)












