Pati – centralpers – Pabrik tas asal China PT Fuhua Travel Goods yang berlokasi di tepi Jalan Lingkar Selatan (JLS) turut Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati sampai saat ini belum juga beroperasi. Hal ini tentu mendapat sorotan dari Muslihan, Ketua Komisi B DPRD Pati, karena melihat pabrik tersebut sudah cukup lama berdiri namun tak kunjung beroperasi.
Berdasarkan informasi yang ia terima, belum adanya operasional di pabrik milik Perusahaan asing tersebut dikarenakan belum adanya izin resmi dari pemerintah yang berkaitan dengan AMDAL atau Analisis Dampak Lingkungan.
Untuk itu, pihaknya bakal berkoodinasi dengan internal pabrik guna menanyakan terkait permasalahan apa yang menyebabkan pabrik tak kunjung beroperasi.
Padahal, lanjut dia, pabrik tersebut sudah lama dinantikan oleh warga karena bisa bekerja disana dan mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Komisi B nanti akan segera melakukan peninjauan di lapangan sekaligus berkoordinasi, berkomunikasi, yang terpenting secara administratif PT Fuhua harus melengkapinya, untuk stockholder yang ada khususnya di lingkungan setempat,” ujarnya belum lama ini.
Muslihan juga bakal berkoodinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait dengan izin lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) terkait tata ruang wilayah, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
“Harus kami komunikasikan secara langsung dan perlu diketahui bahwa di Perizinan semestinya selain di sistem OSS (Online Single Submission) dan OPD terkait harus mengawasi juga, oleh karena itu Komis B akan menanyakan kepada dinas terkait,” imbuhnya.
(Nyi)
