Adv, Berita  

Anggota Dewan Pati Nilai Potensi Wisata Pati Belum Di Kelola Dengan Maksimal

Pati – centralpers – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai potensi wisata di wilayahnya belum dikelola dengan maksimal. Hal ini tercermin dari jumlah pendapatan asli daerah (PAD) selama satu tahun yang belum mencapai target.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas mengatakan, salah tantangan dalam meningkatkan sektor pariwisata di Bumi Mina Tani adalah kurangnya komunikasi yang terjalin antara pihak desa dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

“Kita belum tersistem, antara pihak desa dengan pihak Pemda masih saling berbenturan. Semoga nanti bisa saling bersinergi,” kata Adhi Pamungkas, belum lama ini.

Ia menambahkan, pihaknya mendorong Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) agar terus berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata di Pati. Hal ini bertujuan menciptakan solusi dalam rangka meningkatkan pendapatan di sektor pariwisata.

Diketahui, selama satu tahun, target PAD dari tempat wisata yakni Rp 300 juta.

“Untuk Pariwisata memang kita sudah menekan di Dinporapar, cuma pendapat yang masuk ke PAD ke Pemda itu minimal. Jadi per tahun kurang lebih Rp300 juta,” jelas dia.

Adapun potensi wisata yang perlu terus dimaksimalkan, di antaranya Waduk Gunung Rowo, Gua Pancur, dan Waduk Seloromo. Menurutnya, jika tempat wisata itu dikelola dengan maksimal selama setahun, target PAD yang ditetapkan dapat terlampaui.

“Potensinya seharusnya bagus dari PAD itu dari yang ada di Gunung rowo, Gua Pancur terus Waduk Gembong itu kan sudah menjadi wisata nasional,” katanya.

(Nyi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *