Pati – centralpers – Warga bersama tokoh agama di Dukuh Gendongan, Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, mengeluhkan keberadaan sebuah warung yang diduga menjual minuman keras (miras) sekaligus tempat karaoke milik seseorang berinisial TY yang masih beroperasi hingga kini. Warung tersebut berada di Dukuh Gendongan, Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Keluhan tersebut mencuat karena tempat tersebut diduga tetap menjalankan aktivitasnya meski sebelumnya telah dilakukan mediasi di balai desa dan menghasilkan kesepakatan untuk menutup usaha tersebut.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hasil mediasi sebenarnya sudah jelas, namun kesepakatan tersebut seolah tidak diindahkan.
“Hal ini pernah dimediasi di balai desa dan sudah disepakati untuk ditutup. Tapi masih beroperasi terus, mas, apalagi ini di bulan Ramadan,” ujar warga tersebut kepada awak media.
Menurut warga, aktivitas di tempat tersebut justru terkesan semakin terbuka meski saat ini sedang berlangsungnya bulan suci Ramadan.
Mereka menyebut, pengunjung tetap datang untuk bernyanyi karaoke di duga sambil mengonsumsi minuman keras hingga larut malam.
Kondisi itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi warga dan tokoh agama yang berharap suasana Ramadan bisa berlangsung lebih khusyuk dan kondusif.
Bahkan warga menilai keberadaan tempat tersebut seolah tidak tersentuh oleh hukum.
“Bulan puasa malah los nyanyi dan menenggak miras,” keluh warga lainnya.
Warga Dukuh Gendongan berharap aparat penegak hukum dan pemerintah setempat dapat segera mengambil langkah tegas agar situasi tidak menimbulkan potensi konflik di masyarakat.
Mereka juga menegaskan bahwa tujuan keluhan ini bukan untuk memicu keributan, melainkan agar ketertiban dan ketenangan lingkungan tetap terjaga.
“Harapannya kita bisa sama-sama menjaga kondusivitas wilayah desa. Kami juga berharap aparat penegak hukum segera bertindak,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Sukolilo belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.
Sampai saat ini tim awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian serta pihak terkait lainnya guna memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai aktivitas warung miras dan tempat karaoke yang dipermasalahkan warga tersebut.
Sumber : portalmuria.com
Editor : Chy
