Pati – centralpers – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terus mempercepat pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Pati.
Salah satu pekerjaan yang dilaksanakan mencakup tiga ruas jalan, yakni Sumbermulyo–Sendangsoko, Banjarsari–Tambahmulyo, serta Bringinwareng–Pasar Hewan yang berada di wilayah Kecamatan Winong, Jakenan dan Gabus.
Secara berkala, DPUTR Kabupaten Pati terus mengebut pengerjaan puluhan paket jalan rusak di wilayah Pati demi memenuhi target perbaikan infrastruktur jalan yang ditargetkan selesai bertahap hingga tahun depan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengintegrasikan proyek pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Winong, Jakenan, dan Gabus ke dalam satu paket rehabilitasi besar.
Total pagu anggaran yang dialokasikan khusus untuk klaster ruas jalan ini adalah sekitar Rp 4,9 miliar. Kebijakan ini merupakan bagian dari percepatan infrastruktur APBD Kabupaten Pati yang secara keseluruhan per Agustus/September 2026.
Berikut adalah rincian detail volume penanganan, dan status dari masing-masing ruas jalan tersebut :
Rincian Proyek Rehabilitasi Jalan :
Nama Ruas Jalan, Estimasi Volume & Jenis Penanganan, Status & Catatan Pengerjaan
– Sumbermulyo – Sendangsoko, Panjang ±1,46 km, lebar 3–4 meter.
Menggunakan kombinasi hotmix (aspal) dan beton.
Masuk dalam paket berjalan per Agustus 2026.
– Banjarsari – Tambahmulyo, Menyesuaikan kerusakan di titik penghubung wilayah Gabus.
Berjalan simultan dalam satu paket kontrak induk.
– Bringinwareng – Pasar Hewan
Kepala DPUTR Kabupaten Pati Riyoso melalui Kabid Bina Marga Hasto Utomo menyampaikan, ketiga ruas tersebut masuk dalam program rehabilitasi jalan dengan pagu anggaran sebesar Rp 4,9 miliar.
Menurut Hasto, penanganan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Pati dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan akses jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Adapun ruas Sumbermulyo–Sendangsoko memiliki panjang penanganan sekitar 1.465 meter dengan lebar 3–4 meter. Sementara ruas Banjarsari–Tambahmulyo memiliki panjang sekitar 620 meter dengan lebar kurang lebih 4,5 meter.
Sedangkan ruas Bringinwareng–Pasar Hewan memiliki panjang penanganan sekitar 660 meter dengan lebar kurang lebih 5 meter.
Dengan demikian, total panjang penanganan ketiga ruas jalan tersebut mencapai sekitar 2.745 meter atau 2,7 kilometer.
Hasto menjelaskan, rehabilitasi jalan dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan dan kontrak pekerjaan. Pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat.
“Penanganan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur, sehingga akses masyarakat maupun aktivitas perekonomian dapat berjalan lebih baik,” jelasnya saat di temui awak media.
(Nyi)












