Jepara – centralpers – Ratusan mancing mania dan warga Desa Kecapi serta sekitarnya memadati kawasan Bendung Sebumbung, RT 45 RW 08, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Minggu (04/10/2026).
Mereka mengikuti kegiatan Lomba Mancing “Menyatu dengan Alam Bersama TNI, Lestarikan Alam, Pererat Persaudaraan Bersama TNI” yang digelar dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Bendung Sebumbung sendiri sebelumnya menjadi salah satu lokasi kegiatan Program TMMD TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Desa Kecapi Tahun 2025.
Kegiatan lomba mancing tersebut digelar dalam rangka menyambut dan memeriahkan Puncak Peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, yang diperingati pada 5 Oktober 2026.
Peringatan tahun ini mengusung tema nasional:
“TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Sukambali, S.M., S.H., M.H., C.Med., calon Petinggi (Kepala Desa) Kecapi nomor urut 3, Ketua Panitia Agus Cahyono, akrab disapa Agus Gempol, owner Rohmah Jaya Furniture, Ustad Khazim selaku Ketua RW 08, Ahmad Rosidi (Rosi), Ketua RT 42 Dukuh Grobogan, Danramil 11/Tahunan Kapten Kaveleri Muhammad Fajar Utama, Babinsa Desa Kecapi Serka Munawar, Pelda Eko Wahyu, Sertu Zumaidi, Serka Munasir serta Kopka Hamdani.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dan sponsorship dari Aneka Vape Jaya Desa Kecapi, Dawis PKK, serta UMKM Ngabul Pinunggul Pintar Unggul Lestari Desa Ngabul.
Danramil 11/Tahunan Kapten Kaveleri Muhammad Fajar Utama, didampingi Sukambali dan jajaran panitia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan mancing ini berjalan lancar untuk memeriahkan HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro,” ujarnya.
Ketua Panitia Agus Cahyono atau Agus Gempol mengatakan, lomba mancing tersebut diikuti sekitar 105 peserta, baik warga Desa Kecapi maupun warga dari sejumlah desa lainnya.
“Sebelumnya panitia telah menyebar ikan lele dengan berat sekitar 1,5 kuintal di lokasi pemancingan,” ungkap Agus Gempol.
Pembukaan lomba dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Antusiasme peserta terlihat sejak lomba dimulai hingga pengumuman pemenang pada pukul 11.03 WIB.
Adapun hasil perlombaan berdasarkan berat ikan lele yang berhasil diperoleh peserta adalah:
Juara 1 – Lapak nomor 59, dengan hasil ikan seberat 1,905 kilogram.
Juara 2 – Lapak nomor 87, dengan hasil ikan seberat 1,367 kilogram.
Juara 3 – Lapak nomor 07, dengan hasil ikan seberat 1,045 kilogram.
Juara 4 – Lapak nomor 06, dengan hasil ikan seberat 0,990 kilogram, peserta dari Desa Pecangaan.
Juara 5 – Lapak nomor 14, dengan hasil ikan seberat 0,785 kilogram.
Agus Gempol menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti warga Desa Kecapi. Tercatat terdapat sekitar 10 peserta dari Kecamatan Pecangaan, 5 peserta dari Desa Lebak, dan 4 peserta dari Desa Kancilan.
Sementara itu, Ustad Khazim mengatakan bahwa pihak panitia memiliki rencana untuk menjadikan Lomba Mancing Bendung Sebumbung Desa Kecapi sebagai agenda rutin.
Menurutnya, kegiatan seperti ini selain menjadi sarana hiburan masyarakat juga dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga.
“Harapannya kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin di Bendung Sebumbung,” tambahnya.
Sukambali juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh warga Desa Kecapi tersebut.
Menurutnya, kegiatan lomba mancing menjadi momentum positif untuk mempererat hubungan antara masyarakat dengan TNI sekaligus memanfaatkan Bendung Sebumbung sebagai ruang kegiatan masyarakat yang bernilai positif.
(Chy/Sus)












