Pati – centralpers – Perkembangan teknologi di era digital ini memang semakin maju dan dinamis. Platform medsos menyajikan berbagai situs dan aplikasi serta beragam suguhan yang dapat diakses secara luas dan bebas sewaktu-waktu. Hal ini tentu dapat menimbulkan dampak luas terhadap pola kehidupan manusia baik secara biologis, psikologis maupun social, terutama di kalangan para pemuda dan remaja.
Fenomena bisnis online yang kian menjamur di tengah masyarakat mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin. Ia melihat tren ini sebagai peluang besar, khususnya bagi generasi muda, untuk menciptakan sumber penghasilan tanpa harus bergantung pada pekerjaan konvensional.
Menurut Ali Badruddin, perkembangan teknologi digital saat ini telah membuka akses luas bagi siapa saja untuk memulai usaha. Berbagai platform media sosial dan aplikasi marketplace dinilai sangat memudahkan masyarakat dalam membangun bisnis, bahkan tanpa modal besar.
“Di era digital seperti sekarang, kita bisa membuka toko di media sosial. Bahkan produk yang dijual tidak harus milik sendiri, tapi tetap bisa menghasilkan keuntungan,” ujar Ali Badrudin.
Ali Badruddin, Ketua DPRD Kabupaten Pati juga menekankan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam memanfaatkan teknologi. Dengan kreativitas dan kemauan belajar, mereka bisa mengembangkan berbagai jenis usaha digital yang menjanjikan.
“Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan, seperti menjadi content creator, membuka toko online, hingga menjadi afiliator produk. Semua itu bisa dilakukan dengan mudah oleh anak muda,” tambahnya.
Ali Badrudin berharap masyarakat, terutama kalangan milenial dan generasi muda, tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha yang produktif.
Ia juga menilai bahwa fleksibilitas menjadi keunggulan utama bisnis online. Seseorang bisa menjalankan usaha dari rumah tanpa harus memiliki tempat usaha fisik. Hal ini tentu menjadi peluang besar dalam menekan angka pengangguran, khususnya di Kabupaten Pati.
(Nyi)












