Pati – centralpers – Program Beasiswa Garuda di Kabupaten Pati menjadi sorotan lantaran pencairan dana sempat mandek sekitar tiga bulan.
Menanggapi persoalan ini, Ali Badrudin Ketua Dewan Pati menyampaikan bahwa program pemerintah yang sebelumnya sudah ada, seyogyanya tetap dijalankan meskipun ada perubahan kepemimpinan.
Apabila ada kendala pendanaan, ia menyebut Plt Bupati harus mencari solusi sehingga program tidak berhenti di tengah jalan.
“Apapun yang menjadi kebijakan pak Sudewo dulu ya harus dilanjutkan. Tidak boleh berhenti di tengah jalan. Tugas Plt kan melanjutkan pemerintahan sebelumnya,” ujarnya.
Di sisi lain, Ali mendorong pemkab memanggil perusahaan yang masuk daftar pemberi CSR untuk program beasiswa pendidikan.
“Jadi pak Plt ini harusnya memanggil perusahaan mana saja yang pada tahun 2025 kemarin ikut menyumbangkan dana CSR nya untuk mendukung program ini. Karena kan program ini sumber dananya dari sana,” terangnya.
Sebelumnya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan bahwa pencairan beasiswa terkendala karena ada perusahaan yang mundur. Sedangkan sumber dana beasiswa garuda berasal dari CSR (tanggung jawab sosial) perusahaan.
(Nyi)
