Pati – centralpers – Salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hardi menyoroti masalah tempat wisata di Bumi Mina Tani yang sepi pengunjung.
Ia berharap, masyarakat Kabupaten Pati bisa turut meramaikan dan mengunjungi tempat-tempat wisata lokal atau domestik.
“Harapannya juga agar wisatawan bisa berwisata di wilayah domestik,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati tersebut.
Untuk mengatasi hal tersebut Hardi mengatakan bisa dilakukan dengan perbaikan infrastruktur jalan ke arah tempat wisata bagus serta promosi wisata seperti paket wisata, mengikuti pameran, bazar, bahkan bisa mengikuti event-event baik didalam atau diluar daerah.
Selain itu juga bisa dengan melakukan promosi melalui berbagai media seperti media cetak maupun media sosial. Mengingat saat ini, informasi banyak diserap melalui medsos.
Dengan begitu, harapannya wisata di Kabupaten Pati bisa lebih dikenal dan akhirnya banyak dikunjungi.
Hardi juga menyoroti infrastruktur jalan di Kabupaten Pati. Pasalnya, sejumlah titik jalan kabupaten dan provinsi mengalami kerusakan dengan kategori sedang hingga parah.
Selain menjadi akses masyarakat dalam melakukan mobilitas, menurut dia, infrastruktur jalan berpengaruh dalam berbagai lini kehidupan. Salah satunya bagi denyut pariwisata yang turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Fokus kaitan infrastruktur, dan infrastruktur itu menunjang tempat pariwisata. Maka pariwisata kalau tidak didukung infrastruktur merupakan hal yang tidak mungkin. Oleh karena itu, saya di Dewan Pati bersama teman-teman anggota bakal mendukung berbagai kegiatan pariwisata,” tegasnya belum lama ini.
Rusaknya jalan menuju objek wisata, kata dia, sangat memengaruhi jumlah kunjungan. Meskipun daya tarik wisata di Kabupaten Pati begitu luar biasa, namun ketika tidak didukung dengan aksesibilitas jalan yang mumpuni maka pengunjung dapat dengan mudah berpaling.
Misalnya potensi wisata alamnya untuk tempat wisata bagus, namun ketika jalannya rusak tentunya membuat pengunjung enggan berwisata. Padahal sektor-sektor pariwisata ini turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau kita berbicara pariwisata, sangat erat kaitannya dengan infrastruktur. Misal wisatawan yang mau ke arah tempat wisata akses jalannya rusak, kan pada males ke tempat itu. Jadi akses jalan yang menuju ke arah tempat wisata harus baik dan mulus. Maka kami yakin potensi untuk PAD naik itu ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa infrastruktur menjadi hal yang sangat penting bagi mobilitas masyarakat Kabupaten Pati, baik sektor ekonomi, pertanian, perikanan, dan pariwisata.
“Yang jelas jalan di Kabupaten Pati banyak yang rusak. Saya percaya dengan Pemkab Pati dapat memperbaiki jalan di Kabupaten Pati menjadi mulus dan halus. Sehingga mempermudah akses dan mobilitas masyarakat dalam beraktivitas,” imbuhnya.
Dengan adanya perbaikan jalan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam beraktivitas. Selain itu, dengan adanya perbaikan jalan diharapkan dapat menarik animo masyarakat untuk dapat berkunjung dan berwisata di Kabupaten Pati.
(Nyi)
