Pati.- centralpers – Muslihan, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati dukung penuh swasembada pangan melalui tanaman jagung. Ia menyebut, jagung sebagai sumber pangan alternatif dari beras yang menjadi makanan makanan pokok masyarakat Pati.
Dorongan ini, menurut Muslihan, menjadi bagian dari upaya percepatan ketahanan pangan nasional. Selain itu, langkah ini merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
“Target di Kabupaten Pati sejumlah 632,6 hektar, dan kami berharap target ini tercapai sepenuhnya sehingga panen dapat dilakukan secepat mungkin. Kita sangat mendukung program ini karena melibatkan peran aktif berbagai pihak demi percepatan ketahanan pangan,” ujar Muslihan.
Muslihan juga menyoroti pentingnya kontribusi jagung sebagai salah satu komoditas strategis.
“Jagung tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga menjadi bahan utama pakan ternak. Dengan terpenuhinya pakan ternak, mata rantai pasokan protein hewani, seperti daging dan telur, dapat stabil pada harga yang terjangkau,” jelasnya.
Penanaman jagung di Pati juga memanfaatkan sistem tumpang sari dengan peran aktif Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
Selain meningkatkan hasil pertanian, lanjutnya, sistem ini mendukung kelestarian lingkungan di kawasan pegunungan Kendeng dengan menjaga pepohonan sebagai penahan banjir dan penguat tanah.
“Ini adalah sumbangan penting bagi ketahanan pangan sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat dan petani lokal, agar kemandirian pangan bisa tercapai” pungkasnya.
(Nyi)
